Jurusan Matematika FMIPA UNEJ Kenalkan Program Studi Baru Sains Data melalui Dialog Interaktif RRI Jember

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, big data, serta meningkatnya kebutuhan industri terhadap pengolahan dan analisis data menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi dunia pendidikan tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Jember resmi membuka Program Studi Sarjana Sains Data di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Kehadiran Program Studi Sarjana Sains Data menjadi langkah strategis Universitas Jember dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, serta siap bersaing di era transformasi digital global. Program studi baru ini diperkenalkan kepada masyarakat melalui Dialog Interaktif bersama RRI Jember yang menghadirkan Wakil Rektor Bidang Akademik UNEJ, Dekan FMIPA, Ketua Jurusan Matematika, serta dosen pengajar Program Studi Sains Data.

Dalam dialog tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jember, Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa pembukaan Program Studi Sains Data bukan merupakan keputusan yang tiba-tiba, melainkan hasil dari kajian terhadap kebutuhan nyata dunia industri dan perkembangan teknologi. Beliau menjelaskan bahwa sains data saat ini dibutuhkan hampir di semua sektor kehidupan. FMIPA dinilai menjadi fakultas yang paling siap dalam menyelenggarakan program studi ini karena memiliki sumber daya akademik yang kuat di bidang matematika, statistika, komputasi, dan ilmu komputer.

Prof. Slamin juga menambahkan bahwa Universitas Jember memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan perguruan tinggi lain, yaitu fokus pada pengembangan analisis data berbasis agroindustri yang selaras dengan visi universitas. Melalui kekhasan tersebut, lulusan Program Studi Sains Data diharapkan memiliki keunggulan dalam bidang analisis data pertanian dan agroindustri, terutama dalam mendukung potensi wilayah Tapal Kuda.

Sementara itu, Dekan FMIPA Universitas Jember, Prof. Drs. Dafik, M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu kekuatan utama dalam pembukaan Program Studi Sains Data. Jurusan Matematika FMIPA UNEJ saat ini memiliki dosen dengan kepakaran yang beragam, mulai dari matematika, statistika, aktuaria, komputasi, hingga kecerdasan buatan. Kepakaran tersebut dinilai sangat relevan untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan keilmuan dalam bidang sains data.

Prof. Dafik juga menyampaikan bahwa Program Studi Sains Data hadir untuk menjawab tantangan big data dan disrupsi teknologi. Menurut beliau, pendekatan dalam sains data membutuhkan fondasi kuat dalam matematika, komputasi, dan statistika, yang seluruhnya telah dimiliki oleh FMIPA Universitas Jember. Selain itu, proses pembelajaran ke depan juga akan melibatkan kolaborasi lintas fakultas, termasuk bidang teknik dan agroindustri, sehingga mahasiswa mampu menyelesaikan berbagai persoalan nyata di masyarakat dan dunia industri.

Ketua Jurusan Matematika FMIPA UNEJ, Prof. Dr. Kiswara Agung Santoso, S.Si., M.Kom., menambahkan bahwa Program Studi Sains Data didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten dan tersertifikasi. Saat ini, terdapat enam dosen yang telah memiliki sertifikasi BNSP di bidang data analytics dan data science. Hal ini menjadi salah satu keunggulan Jurusan Matematika FMIPA UNEJ dalam mendukung penyelenggaraan Program Studi Sains Data.

Pada tahun pertama pembukaannya, Program Studi Sains Data Universitas Jember menyediakan kuota sebanyak 60 mahasiswa melalui jalur mandiri SEMABA, yang terbagi ke dalam jalur prestasi dan jalur tes. Program studi ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, dan MA dari berbagai jurusan, baik IPA, IPS, maupun bidang keahlian lainnya. Prof. Slamin menjelaskan bahwa seluruh bidang saat ini membutuhkan data, sehingga calon mahasiswa dari berbagai latar belakang tetap memiliki kesempatan untuk bergabung dan akan diperkuat kemampuan matematika, statistika, serta komputasinya sejak semester awal.

Dosen FMIPA UNEJ, M. Ziaul Arif, S.Si., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa mahasiswa Program Studi Sains Data nantinya akan mempelajari berbagai bidang penting, seperti machine learning, artificial intelligence, data mining, statistika, blockchain, dan analisis data digital. Beliau menjelaskan bahwa lulusan Sains Data memiliki peluang karier yang sangat luas, antara lain sebagai data scientist, data analyst, analis lingkungan, analis agroindustri cerdas, hingga profesi berbasis data lainnya.

Menurut M. Ziaul Arif, Ph.D., era saat ini merupakan era pemanfaatan data secara luas. Data dapat digunakan untuk memprediksi masa depan, membaca pola pasar, mendukung pengambilan keputusan, serta memperkuat ekonomi digital. Beliau juga menambahkan bahwa profesi di bidang data science menjadi salah satu profesi yang diminati karena memiliki peluang kerja global dan mendukung sistem kerja jarak jauh atau remote.

Hal senada disampaikan oleh Abduh Riski, S.Si., M.Si., yang menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap tenaga data scientist dan data analyst terus meningkat, baik di tingkat nasional maupun lokal. Beliau menambahkan bahwa tidak hanya perusahaan besar, tetapi juga perusahaan kecil hingga pelaku UKM mulai membutuhkan analisis data untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

Melalui dialog interaktif ini, para narasumber mengajak generasi muda, khususnya lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat, untuk menjadi bagian dari angkatan pertama Program Studi Sains Data Universitas Jember. Program studi ini diharapkan dapat menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin menguasai ilmu data dan berkontribusi dalam menghadapi tantangan masa depan.

Dengan dukungan tenaga pengajar yang kompeten, kurikulum yang relevan dengan perkembangan teknologi, serta fokus pada kebutuhan industri masa depan, Program Studi Sains Data Universitas Jember diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang inovatif, unggul, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Source: Youtube RRI Jember

Link Live Streaming Youtube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *